Cerita Lucu Abu Nawas @ Ketika Mencium Bau Masakan

Ads By Google

Cerita lucu abu nawas ketika mencium bau masakan, merupakan cerita lucu yang diambil dari kisa abu nawas saat mencium bau masakan tetangganya. Bebearapa cerita lucu abu nawas banyak di jumpai di buku-buku namun ini merupakan sebuah cerita yang ditulis kembali entah ada atau tidak, namun ini diambil dari cerita lucu abu nawas yang didengar dari tema-teman ketika berkumpul. Beberapa versi cerita lucu abu nawas banyak dijumpai yang pada intinya tidak mampu mengalahkan apa yang dipikirkan oleh abu nawas. Abu nawas memiliki sebuah ide ketika diberikan sebuah persoalan yang memojokkan dirinya. Itulah inti dari setiap cerita lucu abua nawas.  Berikut akan diberikan salah saru cerita lucu abu nawas.

Kisahnya ketika tetangga abu nawas, sering memasak yang enak-enak, sehingga aroma bau masakannya sampai di hidung abu nawas.  Maklum saat itu abu nawas termasuk warga miskin yang tidak mampu membuat masakan yang enak seperti tetangganya. Sang tetangga yang merupakan salah satu keluarga yang kaya dan sering membuat masakan yang enak-enak, namun jarang di bagikan ke tetangganya termasuk ke Abu Nawas. Hal ini membuat Abu Nawas berpikir bagaimana menikmati masakan tetangganya tanpa harus merasakan secara langsung.

Maklum Abu Nawas memiliki sejuta ide, sehingga ketika Abu Nawas makan pagi, sore ataupun malam sisa menunggu tetangganya memasak. Hal ini membuat Abu Nawas menjadi lahap ketika makan. Karena setiap makan dapat merasakan kenikmatan dari bau masakan tetangga sehingga membuat badan Abu Nawas menjadi gemuk. Hal ini ternyata di perhatikan oelh tetangga Abu Nawas dan membuatnya penasaran. Suatu saat tetangga Abu Nawas datang kepadanya dan menanyakan apa resep yang digunakan sehingga dapat menjadi gemuk, padahal seperti pengetahuan tetangganya Abu Nawas jarang memasak yang enak dan bergisi. Itupun jika Abu Nawas memasak hanya berupa nasi.

Berdasarkan pertanyaan tetngganya Abu Nas cerita bahwa apa yang dilakukan selama ini sehingga badannya menjadi gemuk, seperti yang dituliskan diatas, yaitu makan ketika mencium bau masakan tetangganya. Sang tetanggapun merasa dirugikan karena gara-gara bau masakannya Abu Nawas menjadi gemuk. Maklum tetangganya memang sirik, sehingga dia (tetanggany) melaporkan hal ini ke Polisi sesuai apa yang terjadi. Setelah melaporkan ke Polisi, maka di panggillah Abu Nawas, untuk diperiksa.

Sampai dipengadilan, diproses dengan beberapa pertanyaan dan akhirnya Abu Nawas di berikan denda dengan harus membayar sejumlah uang sebesar Rp. 1.000.000,- (anggapan karena saat itu uang satu juta merupakan jumlah yang sangat besar). Abu nawas menerima semua tuntutan yang di ajukan tetangganya dan karena Abu Nawas dianggap bersalah, dia pun akan membayar denda yang diberikan. Setelah itu Abu Nawas mengumpulkan uang untuk membayar denda yang dijatuhkan kepadanya.Setelah terkumpul dengan waktu lama, karena Abu nawas termasuk orang miskin dan sulit untuk mengumpulkan uang banyak dalam waktu singkat. Uang yang di kumpulkan berupa uang recehan, jika sekarang di kenal sebagai uang koin.

Setelah terkumpul tibalah saatnya untuk menyerahkan uang denda, ke tetangganya. Kembali di hadapan pengadilan sebagai bentuk legalitas pengadilan, untuk menyerahkan uanga yang dimaksud. Sesaat kemudian, di hadapan pengadilan, Abu Nawas sebelum menyerahkan uang recehan, Abu Nawas mengguncang-ngguncangkan uang recehan sehingga terdengar oleh semua orang di pengadilan termasuk tetangganya. Setelah itu ABu Nawas menyatakan bahwa denda yang diberikan telah dia lunasi dengan membunyikan uang recehan. Serentak orang-orang di pengadilan termasuk, hakim, jaksa, tetangganya dan penonton, mersa heran kok tiba-tiba Abu Nawas mengatakan bahwa dia telah melunasi dendanya padahal dia hanya membunyikan uang recehan, dan uang tersebut belum diterima oleh tetangganya..?

Apa yang terjadi ternyata Abu Nawas menggunakan akalnya, dengan mengatakan di depan dewan hakim, bahwa dia di putuskan bersalah karena mencium bau masakan. Dan Abu nawas pun juga membayarnya dengan CUKUP MEMBUNYIKAN UANG  1 juta di hadapan tetangganya. Demikianlah sebuah cerita  lucu Abu Nawas yang pada intinya Abu Nawas menggunakan akalnya setelah di denda.

Makna yang dapat diambil dari cerita lucu Abu Nawa, kita mulai dari tetangga yang pelit yang tidak pernah membagikan makanan ke tetangga, dan selalu merasa iri ketika melihat tetangganya sukses. Hal yang kedua pada dir Abu Nawas, selalu menggunakan logika berpikir yang jarang ditemui di masyarakat kita.

Check Also

Wa Artis Lucu

Cerita Lucu Bikin Ketawa Lewat WA !!

Cerita lucu bikin ketawa lewat WA, berikut menceritakan ketika perkumpulan ibu-ibu sedang melaksanakan pengajian dan ...

Status Lucu dari Group WA! Kaya Setelah Usia 50 tahun

Status Lucu dari Group WA – berikut sebuah status yang diperoleh dari group WA, yang ...